Langsung ke konten utama

BIMTEK TKA PERKUAT IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN KABUPATEN GORONTALO


Gorontalo, 2 April 2026 — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tingkat SD dan SMP pada Kamis (2/4), sebagai bagian dari upaya strategis peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pendidikan, termasuk pengawas sekolah. Salah satu peserta yang hadir adalah Pengawas Sekolah, Ruwaidah Idrus Aliyu, M.Pd. yang mengikuti kegiatan secara aktif dan penuh perhatian.

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan arah kebijakan pendidikan Kabupaten Gorontalo yang bersumber dari pemaparan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, ST. Pemaparan ini menegaskan bahwa pembangunan pendidikan daerah telah terintegrasi dalam dokumen RPJMD Kabupaten Gorontalo Tahun 2025–2029, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bupati Gorontalo menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi daerah, yaitu “Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan.” Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret dan terukur, salah satunya melalui penguatan sistem evaluasi pendidikan seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Selain itu, dalam pemaparan tersebut juga diperkenalkan konsep pengembangan kompetensi unggulan melalui pendekatan STEMA (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika, dan Agama). Pendekatan ini dirancang untuk mengintegrasikan kecerdasan logika-teknis dengan penguatan nilai spiritual dan karakter peserta didik.

Melalui implementasi STEMA, diharapkan lulusan pendidikan di Kabupaten Gorontalo memiliki keunggulan kompetitif, mampu bersaing di tingkat nasional, serta siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan kualitas yang baik.

BIMTEK ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan pemahaman seluruh pemangku kepentingan pendidikan terhadap kebijakan daerah, sekaligus memperkuat kapasitas pelaksanaan TKA di tingkat satuan pendidikan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen pendidikan dapat bersinergi dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan sistem evaluasi, sehingga berdampak nyata pada peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Korwil Pulubala Gelar Kegiatan K3S dan KKG untuk Penguatan Kinerja dan Persiapan TKA

Pulubala, 31 Maret 2026 — Koordinator Wilayah (Korwil) Pulubala melaksanakan rangkaian kegiatan pendidikan yang melibatkan para kepala sekolah dan guru se-Kecamatan Pulubala pada Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi agenda akademik serta memperkuat kinerja tenaga pendidik. Kegiatan diawali dengan pertemuan K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA. Dalam forum ini, para kepala sekolah membahas sejumlah agenda penting, di antaranya persiapan pelaksanaan Try Out 2 TKA (Tes Kompetensi Akademik) serta verifikasi dan validasi data GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan). Diskusi berlangsung aktif dengan penekanan pada ketepatan data dan strategi peningkatan capaian akademik peserta didik. Setelah sesi K3S, kegiatan dilanjutkan dengan KKG (Kelompok Kerja Guru) Ing Madya. Pada sesi ini, para guru mendapatkan penguatan terkait pendaftaran dan keaktifan seluruh anggota dalam komunitas ...

Pendampingan Akreditasi SDN 17 Pulubala Digelar di Ruang Dikbud Pulubala

Pulubala, 1 April 2026 — Dalam rangka meningkatkan kesiapan sekolah menghadapi akreditasi, telah dilaksanakan kegiatan pendampingan akreditasi Sekolah Dasar bagi SDN 17 Pulubala pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di ruang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Pulubala dan dimulai pukul 09.00 WITA. Pendampingan ini dipandu langsung oleh Pengawas Sekolah, Ibu Ruwaidah Idrus Aliyu, yang memberikan arahan teknis serta bimbingan kepada pihak sekolah dalam memahami instrumen akreditasi Sekolah Dasar yang diterbitkan oleh BAN PDM (Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah) Tahun 2024. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembahasan mendalam terkait komponen, butir, dan indikator dalam instrumen akreditasi, serta penekanan pada pentingnya pembuktian setiap indikator melalui dokumen dan bukti fisik yang relevan. Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh aspek penilaian dapat dipenuhi secara optimal. Kepala SDN 17 Pulubala bersama dua orang g...

Gerakan “Jangan Tunggu Kelas SD Pulubala

"GERAKAN JANTUNG 6 PUL" 🟩 LATAR BELAKANG Selama ini, praktik evaluasi pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada hasil akhir, khususnya pada kelas 5 dan kelas 6 melalui berbagai bentuk asesmen seperti Tes Kompetensi Akademik (TKA) maupun indikator dalam raport pendidikan. Pendekatan ini secara tidak langsung menempatkan proses pemantauan kemampuan dasar siswa pada tahap yang terlambat. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa baru teridentifikasi mengalami kesulitan literasi dan numerasi ketika telah berada di kelas tinggi. Pada titik tersebut, sekolah biasanya melakukan berbagai upaya seperti pengayaan, pembimbingan intensif, maupun latihan soal secara masif. Namun, pendekatan ini seringkali bersifat reaktif dan tidak menyentuh akar permasalahan, karena dilakukan ketika fondasi belajar siswa sudah terlanjur lemah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar: mengapa deteksi kesulitan belajar tidak dilakukan sejak awal? Padahal, dalam struktur...